Senin, 02 Mei 2016

Tips Jitu Mengenalkan Cemilan Sehat Untuk si Kecil



Periode usia balita adalah saatnya berkembang dengan pesat. Sehingga sangat dibutuhkan nutrisi yang mencukupi. Agar buah hati mempunyai bahan bakar dalam melakukan beragam aktivitas. Termasuk sebagai cadangan energi dan gizi memadai bagi pertumbuhannya. Bagaimana cara mengenalkan cemilan sehat untuk si kecil dan memenuhi kebutuhan itu?


Saat anak beranjak berusia 4 hingga 6 tahun setidaknya membutuhkan 32 gram protein dan 1.750 kalori setiap harinya. Sedangkan saat berusia 7 hingga 9 tahun, mereka membutuhkan 32 gram protein dan 1.900 kalori. Fondasi utama untuk kesehatan anak di masa mendatang, sangat ditentukan oleh asupan gizinya saat masih kecil.

Asupan makan yang ideal adalah tiga kali dalam sehari dan diberikan cemilan 2 kali setiap hari. Kalau anak tidak mendapatkan kudapan atau cemilan itu, maka ketika waktu makan selanjutnya belum tiba, jumlah gula darahnya bisa menurun secara alami. Keadaan itu terlihat ketika rasa kantuk menyerang pada jam 10 pagi. Seringkali anak tidak memperoleh cemilan sehat, sehingga tidak terjamin kandungan gizinya. Jajanan anak yang terkontaminasi zat kimia berbahaya masih sering dijumpai.


Sebaiknya orang tua memuat sendiri cemilan yang terjamin gizinya, rasanya nikmat dan lebih variatif. Anda bisa memakai beragam bahan pangan sehat dan bergizi. Sangat disarankan jangan meniru cemilan yang dijual di pasaran yang hanya mengandalkan citarasa asin saja. Makanan ringan itu mengandung MSG atau penyedap rasa dan natrium berkadar tinggi. Dengan begitu, Anda bisa menjadikan waktu pemberian cemilan untuk mengenalkan beragam makanan lainnya. Agar bisa melengkapi gizi yang dibutuhkan anak.

Es buah, es krim yang mengandung susu, puding, bolu dan sebagainya bisa diberikan pada anak. Kandungan susu di dalamnya membuat anak tertarik untuk menyantapnya. Di dalam cemilan setidaknya mengandung 100 hingga 150 kalori. Bisa diberikan saat makan pagi dan setelah makan siang. Jangan lupa memberikan aneka buah untuk menunjang kebutuhan nutrisi buah hati.




SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar