Selasa, 03 Mei 2016

Inilah Tips Berlatih Melakukan Relaksasi Hypnobirthing




Kengerian rasa sakit saat melahirkan membuat banyak ibu hamil tertarik pada teknik-teknik yang menawarkan cara melahirkan yang tidak terlalu menyakitkan. Salah satu teknik yang banyak digandrungi adalah teknikrelaksasi hypnobirthing

Hypnobrithing berasal dari dua kata, yaitu hypno dan birthing. Kata-kata ‘hypno’ disini membuat banyak orang awam mengira, teknik ini adalah teknik melahirkan dibawah alam sadar. Relaksasi hypnobirthing menggunakan metode sugesti pada ibu hamil yang akan melahirkan. Dengan teknik ini, maka saat proses melahirkan, si ibu akan lebih rileks, dan mengurangi rasa takut akan sakit saat melahirkan. Teknik relaksasi hypnoteraphy ini tidak hanya digunakan pada ibu hamil saja, namun juga pada pasien lain agar kondisi pasien lebih tenang dan rileks.

Dengan melakukan latihan rutin, maka ibu hamil mampu mengkondisikan tubuh, jiwa dan pikiran dengan harmonis sehingga lebih siap dalam menghadapi persalinan. Karena itu, dalam diri ibu hamil akan terbentuk keyakinan dalam mengahadapi persalinan, belajar merelaksasikan diri, dan menetralisir faktor negatif pada alam bawah sadar.


Persiapan Relaksasi Hypnobirthing

1.  Memilih waktu untuk rileks tanpa gangguan mulai dari hal kecil seperti ponsel
2. Memilih tempat latihan, ibu bisa memilih ruangan dengan lampu yang tidak terang untuk mendukung latihan relaksasi hypnobirthing
3.  Melakukan setiap hari secara disiplin
4.  Menggunakan baju yang longgar agar terasa lebih nyaman saat berlatih relaksasi hypnobirting
5.  Kandung kemih dalam keadaan kosong
6.  Gunakan musik hypobirthing untuk membantu lebih rileks.

Posisi Relaksasi Hypnobirthing

Posisi dalam berlatih relaksasi hypnobirthing harus senyaman mungkin bagi ibu hamil. Ibu bisa memilih sendiri posisi apa yang paling sesuai dengan kondisi tubuh. Ada dua macam posisi dalam relaksasi hypnobirthing, yaitu posisi miring atau posisi belakang.

Relaksasi Wajah

Memulai latihan dengan relaksasi wajah sangat penting karena hal ini memudahkan bagian angoota tubuh yang lain untuk mengikutinya. Latihan ini bisa dimulai dengan menutup kelopak mata secara pelan-pelan, dan fokuskan pada otot sekitar mata. Apabila otot sudah melemas secara alami, rasa rileks akan mengalir dari kedua kening turun menuju kelopak mata, tulang pipi, lalu sekitar rahang. Saat melakukan relaksasi wajah, pastikan leher, siku, dan bahu turun secara perlahan dengan bahu terbuka keluar dan lengan menggantung lemas dari siku.

Latihan Pernapasan

Saat latihan pernapasan, ibu bisa memilih posisi tubuh yang senyaman mungkin, bisa dengan posisi setengah duduk, duduk, miring atau telentang. Posisi yang disarankan adalah posisi miring ke kiri karena akan memperbaiki aliran darah ke rahim, terutama bagi ibu hamil yang memiliki usia kandungan kurang dari 36 minggu. Kondisikan tubuh lebih relaks, pejamkan mata secara perlahan, ambil nafas sedalam mungkin melalui hidung secara perlahan dan teratur. Kendurkan otot diseluruh tubuh dan istirahatkan pikiran.

Latihan Menanamkan Sugesti

Ibu bisa memulainya dengan memasukan niat dan sugesti positif dalam alam bawah sadar. Pastikan suasana benar-benar tenang dan tubuh dalam kondisi rileks. Kemudian ibu bisa berkata ucapan-ucapan seperti “aku mampu melahirkan dengan normal dan selamat”, “bayiku sehat”, dan lainnya. Untuk menyelami alam bawah sadar, ibu bisa menggunakanideomotorik, gerakan tangan alami yang dilakukan oleh ibu hamil.

Setelah melakukan latihan ini, biarkan otot semakin relaks dengan menghirup napas panjang dan dalam dan buang secara perlahan melalui hidung.



SEMOGA BERMANFAAT!


Senin, 02 Mei 2016

Tips Jitu Mengenalkan Cemilan Sehat Untuk si Kecil



Periode usia balita adalah saatnya berkembang dengan pesat. Sehingga sangat dibutuhkan nutrisi yang mencukupi. Agar buah hati mempunyai bahan bakar dalam melakukan beragam aktivitas. Termasuk sebagai cadangan energi dan gizi memadai bagi pertumbuhannya. Bagaimana cara mengenalkan cemilan sehat untuk si kecil dan memenuhi kebutuhan itu?


Saat anak beranjak berusia 4 hingga 6 tahun setidaknya membutuhkan 32 gram protein dan 1.750 kalori setiap harinya. Sedangkan saat berusia 7 hingga 9 tahun, mereka membutuhkan 32 gram protein dan 1.900 kalori. Fondasi utama untuk kesehatan anak di masa mendatang, sangat ditentukan oleh asupan gizinya saat masih kecil.

Asupan makan yang ideal adalah tiga kali dalam sehari dan diberikan cemilan 2 kali setiap hari. Kalau anak tidak mendapatkan kudapan atau cemilan itu, maka ketika waktu makan selanjutnya belum tiba, jumlah gula darahnya bisa menurun secara alami. Keadaan itu terlihat ketika rasa kantuk menyerang pada jam 10 pagi. Seringkali anak tidak memperoleh cemilan sehat, sehingga tidak terjamin kandungan gizinya. Jajanan anak yang terkontaminasi zat kimia berbahaya masih sering dijumpai.


Sebaiknya orang tua memuat sendiri cemilan yang terjamin gizinya, rasanya nikmat dan lebih variatif. Anda bisa memakai beragam bahan pangan sehat dan bergizi. Sangat disarankan jangan meniru cemilan yang dijual di pasaran yang hanya mengandalkan citarasa asin saja. Makanan ringan itu mengandung MSG atau penyedap rasa dan natrium berkadar tinggi. Dengan begitu, Anda bisa menjadikan waktu pemberian cemilan untuk mengenalkan beragam makanan lainnya. Agar bisa melengkapi gizi yang dibutuhkan anak.

Es buah, es krim yang mengandung susu, puding, bolu dan sebagainya bisa diberikan pada anak. Kandungan susu di dalamnya membuat anak tertarik untuk menyantapnya. Di dalam cemilan setidaknya mengandung 100 hingga 150 kalori. Bisa diberikan saat makan pagi dan setelah makan siang. Jangan lupa memberikan aneka buah untuk menunjang kebutuhan nutrisi buah hati.




SEMOGA BERMANFAAT!

Minggu, 01 Mei 2016

Inilah 7 Tips Ampuh Mengatasi Nyeri Pada Punggung Bawah Saat Hamil




Para wanita hamil seringkali mengeluhkan kondisi punggung mereka yang nyeri. Hal ini terjadi karena hormon kehamilan mempengaruhi persendian, ligamen, dan otot wanita hamil dan membuatnya lebih rileks dan meregang. Perut yang semakin membesar membuat para ibu cenderung mencondongkan perutnya ke depan dan hal ini menambah tekanan pada bagian punggung.


Di antara keluhan di bagian punggung, nyeri pada punggung bawah adalah yang paling umum. Meski demikian, para ibu juga sering merasakan sakit pada punggung atas, bagian tengah dada, bahu, dan rongga dada. Beberapa wanita hamil juga mengalami rasa sakit yang menyengat pada satu atau kedua belah kaki.

Selama kehamilan, tulang ekor yang pernah retak (mungkin akibat jatuh atau persalinan sebelumnya yang sulit) mungkin akan terasa lebih sakit. Anda mungkin pernah mengalami masalah pada punggung, leher, atau pinggul. Jangan kaget bila bagian-bagian tersebut terasa lebih sakit selama hamil karena hormon kehamilan akan mempengaruhi persendian dan otot pada bagian-bagian tersebut.


1. Jagalah postur tubuh tetap tegak, namun pastikan dagu tidak terangkat. Bila pekerjaan mengharuskan bunda berdiri dalam posisi yang sama dalam waktu lama sering-seringlah mengganti kaki yang digunakan sebagai tumpuan. Ketika tiba waktu istirahat, cobalah untuk duduk dan berjalan-jalan sebentar.

2. Gunakan beberapa bantal untuk menyangga kepala dan leher ketika tidur. Luruskan kaki dalam posisi terlentang. Bila ingin bangun dari tempat tidur, jangan bangun terlalu cepat. Miringkan tubuh ke salah satu sisi dahulu, kemudian bangkitlah ke posisi duduk, baru berdiri dengan perlahan-lahan.

3. Jangan mengangkat barang-barang belanjaan yang berat. Lebih baik ajak orang lain yang bisa membantu mengangkatnya ketika berbelanja atau gunakan layanan antar. Hindari pula menggendong anak-anak pada satu pinggang karena hal ini dapat memperparah sakit punggung.

4. Gunakan sepatu yang pas dan nyaman digunakan dengan tumit yang tinggi dan tidak runcing. Hal ini penting untuk menjaga agar bunda tidak terkilir. Gunakan bra khusus ibu hamil yang ukurannya pas supaya bahu dan rongga dada tidak sakit.

5. Bila harus menyetir mobil sendiri, sesuaikan posisi kaca spion dengan baik supaya kita tidak harus menggerakkan kepala terlalu banyak ketika menyetir.

6. Satu lagi keistimewaan olah raga ringan selama kehamilan adalah dapat mengurangi nyeri pada punggung bagian bawah. Lakukan peregangan setiap hari, ambil kelas yoga khusus ibu hamil, atau lakukan jalan-jalan santai sambil melihat pemandangan sore hari. 

Yang terpenting, jangan berolahraga secara berlebihan dan minumlah cukup air supaya suhu tubuh tidak terlalu panas. Ingatlah juga untuk tidak berolahraga ketika rasa sakit sedang menyerang. Lebih baik hentikan kegiatan dan beristirahatlah hingga pulih.

7. Gunakan botol berisi air hangat untuk mengompres bagian yang sakit. Atau, gunakan handuk yang dibasahi air hangat.



SEMOGA BERMANFAAT!