Minggu, 24 April 2016

Inilah Yang Terjadi Jika Mengalami Kesundulan





1. Bayi Tak Terurus

Disebabkan oleh ayah bunda yang kelelahan dan mengalami morning sickness. Cara untuk mengantisipasinya adalah Pekerjakan pengasuh bayi untuk membantu Anda.

2. Pemberian ASI Eksklusif gagal

Sebab saat ibu hamil kembali, tubuh memroduksi hormon progesteron sehingga hormon menyusui menurun. Selain itu, rangsangan hisap bayi pada payudara ibu dapat memicu kontraksi rahim yang berbahaya bagi janin dalam kandungan.

Cara untuk mengatisiapanya adalah Konsultasi ke dokter atau konselor laktasi. Bila terjadi kontraksi terus-menerus, hentikan menyusui. Utamakan keselamatan ibu dan janin yang dikandung.

3. Bekas Sesar Meregang

Saat hamil kembali segera setelah melahirkan sesar, bekas sayatan operasi sesar berisiko terbuka  maupun rahim robek karena perkembangan kantong kehamilan. Saat kantong kehamilan menempel di dekat bekas jahitan, kantong kehamilan yang bertumbuh dapat mendesak luka, hingga terjadi robekan. Ini berisiko membuat bunda mengalami perdarahan

Cara untuk mengantisipasinya adalah Risiko bekas luka sesar meregang, dan sebaiknya ibu berkonsultasi ke dokter tentang kemungkinan bersalin dini (dengan pertimbangan medis) via operasi dan tak melahirkan per vaginam. Dan, pasien akan butuh dirawat di ICU setelah operasi yang berjalan lama Namun jika persalinan dini masih terlalu jauh dan perdarahan mengancam jiwa ibu, tindakan terminasi kehamilan tidak dapat dihindarkan.

4. Plasenta Previa

Pada kehamilan dengan jarak terlalu dekat, risiko terjadi plasenta previa atau plasenta menempel di bagian bawah dinding rahim, menutup sebagian atau seluruh leher rahim, lebih tinggi. Ini disebabkan karena dinding rahim belum pulih benar dari kehamilan dan persalinan sebelumnya, sehingga nidasi atau penempelan hasil konsepsi terjadi pada bagian rahim yang tidak tepat di segmen bawah. Terutama hal ini dialami oleh wanita yang melahirkan secara sesar.  Plasenta previa dapat menyebabkan perdarahan dalam kehamilan.

Cara untuk menantisipasinya adalah Pemeriksaan kehamilan secara teratur oleh dokter kandungan, dan mewaspadai adanya perdarahan  dalam kehamilan.

5. Seksualitas Terganggu

Tentunya, hamil kembali setelah melahirkan berdampak pada kehidupan intim bersama pasangan.  Namun bukan karena kualitas organ seksual yang menurun, lebih banyak karena pasangan yang sedang beradaptasi dengan kehamilan.


Cara untuk mengantisipasinya adalah Bicarakan dengan suami dan mencari kompromi-kompromi  yang memuaskan kedua belah pihak.            



SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar